Home > Article > LOMBOK > 5 Cara Memaksimalkan Liburan di Lombok

5 Cara Memaksimalkan Liburan di Lombok

Udara yang segar dan lingkungan yang belum begitu ramai, menjadikan Lombok sebagai salah satu lokasi berlibur turis. Jika ingin memaksimalkan liburan selama di sana, jangan lewatkan 5 kegiatan ini.

Kini Lombok dielu-elukan sebagai destinasi wisata saingannya Bali. Meski belum seramai Bali, pulau di Nusa Tenggara Barat ini menyimpan banyak potensi wisata yang tidak boleh dilewatkan.

Keliling Lombok, menyusun 5 kegiatan yang tidak boleh dilewatkan saat berkunjung ke Lombok, agar liburan Anda semakin berkesan:

Menginap di Senggigi

Pantai Senggigi merupakan salah satu pantai yang terkenal di Pulau Lombok. Garis pantai yang panjang dan bersih menyejukkan setiap pasang mata yang memandang.

Deburan ombak yang datang seolah menghapus panas yang tersimpan di pantai dua warnanya. Memang benar, bibir Pantai Senggigi yang panjang ini menyimpan dua jenis pasir berbeda, yaitu hitam dan putih. Jadi, sangat sayang jika sampai terlewatkan saat berkunjung ke Senggigi.

Tidak hanya itu, air Laut Senggigi begitu bersih dan jernih. Tak perlu terjun ke dalamnya jika ingin melihat indahnya terumbu karang. Dari atas perahu Anda sudah bisa melihat indahnya bawah laut Senggigi.

Trip di Tiga Gili

Masih banyak kegiatan yang bisa Anda lakukan saat berada di Lombok, salah satunya adalah trip tiga Gili. Lombok memang terkenal dengan tiga pulau wisatanya yang selalu ramai dikunjungi turis, yaitu Gili Trawangan, Gili Air dan Gili Meno.

Cobalah berkeliling tiga pulau ini dengan menggunakan kapal, Anda bisa menikmati sejuknya angin laut sambil menikmati keindahan bawah lautnya. Sama seperti Senggigi, Anda tidak perlu repot-repot menyelam ke laut jika tidak ingin basah. Terumbu karang dan ikan cantik aneka warna tetap bisa dinikmati dari atas perahu. Jika ingin lebih maksimal, Anda bisa snorkeling atau menyelam langsung.

Baca juga :

Trip di tiga pulau ini, Anda tidak hanya bisa menyelam ke dalam keindahan bawah lautnya, tapi juga menghirup udara paling segar. Tak perlu takut polusi, tiga Gili yang ada di Lombok ini dijamin bebas polusi. Anda tidak akan menemukan kendaraan bermotor satu pun melintas di sini. Turis bisa berkeliling pulau dengan nyamannya.

Bersepeda dan naik cidomo di 3 Gili

Karena tiga Gili ini tidak memperbolehkan kendaraan bermotor untuk melintas, turis yang datang bisa menggunakan sepeda untuk berkeliling. Biasanya, sepeda disediakan di hampir setiap penginapan di sana.

Rasakan sensasi berkeliling menggunakan sepeda di Gili Trawangan, Air dan Meno. Anda bisa melihat hiruk pikuk kehidupan masyarakat desa Gili ini. Sambil mengayuh sepeda, nikmati juga pemandangan gunung yang terhampar di depan mata Anda. Kemudian parkir sepeda Anda di pantai, dan bersantailah di pasir putihnya.

Selain sepeda, Anda bisa mencoba berkeliling Gili Air, Trawangan atau Meno dengan menggunakan cidomo. Cidomo adalah sejenis kereta kuda khas Lombok, NTB. Bisa dibilang, belum lengkap datang ke Desa Gili kalau belum naik cidomo.

Menghabiskan malam di Central, Pasar Seni Gili Trawangan

Saat malam tiba, jangan habiskan waktu Anda hanya di dalam kamar hotel. Datanglah ke Central, Pasar Seni yang ada di Gili Trawangan. Di sana, Anda bisa melihat ada banyak bar berjejer di pinggir Pantai Gili.

Central atau biasa disebut pasar seni di Gili Trawangan, mulai ramai saat senja datang dan matahari siap kembali ke peraduan. Pasar seni di Gili Trawangan berbentuk seperti jalan besar menghadap ke Pantai Tengah Gili Trawangan dengan kios dan bar di kanan kirinya. Waktu paling asyik untuk datang ke Central adalah malam hari sekitar pukul 21.00 Wita. Saat itu, seluruh bar dan toko di sepanjang pasar seni ini sudah buka.

Belanja oleh-oleh di Mataram

Waktu pulang pun tiba, tempat yang asyik untuk membeli oleh-oleh ada di Mataram. Selain pilihan barang lebih banyak jenisnya, Anda juga bisa mendapatkan harga yang lebih murah.

Oleh-oleh Lombok

Ada banyak tempat penjualan suvenir yang bisa Anda pilih, salah satunya adalah Pasar Mataram. Masuk dan temukan aneka songket atau kain tenun ikat khas NTB. Cocok untuk oleh-oleh kerabat di kota asal.

Source : Putri Rizqi Hernasari detikTravel

You may alo like...